OJK Riau Targetkan Inklusi Keuangan 93 Persen pada 2026, Bidik 98 Persen pada 2045


Jumat, 6-11-2026


OJK Riau Targetkan Inklusi Keuangan 93 Persen pada 2026, Bidik 98 Persen pada 2045

PEKANBARU--Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat guna memperkuat perekonomian daerah. Pada 2026, target inklusi keuangan nasional ditetapkan sebesar 93 persen dan diharapkan meningkat hingga 98 persen pada 2045.


Kepala OJK Provinsi Riau, Moh Fredly Nasution, mengatakan pencapaian target tersebut membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah hingga industri jasa keuangan.


Ia menegaskan, jabatan yang baru diembannya akan dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi dan mendorong berbagai program peningkatan akses serta pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan.


“Seperti yang diharapkan, kita akan membangun sinergi agar target inklusi dan literasi keuangan tercapai. Targetnya 93 persen pada 2026 dan pada 2045 mencapai 98 persen. Itu akan terus kita dorong agar bisa tercapai,” ujarnya.


Menurut Fredly, semakin luas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan, semakin besar pula peluang untuk mendorong aktivitas ekonomi. Karena itu, peningkatan inklusi keuangan harus berjalan seiring dengan penguatan literasi agar masyarakat mampu memahami dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan secara bijak.


OJK Riau, lanjutnya, akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan industri jasa keuangan untuk memperluas akses layanan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat di sektor keuangan.


Sementara itu, Anggota Dewan Komisioner OJK, Agusman, berharap Kepala OJK Provinsi Riau yang baru dapat melanjutkan berbagai program dan capaian positif dari kepemimpinan sebelumnya.


Ia mengingatkan bahwa amanah tersebut membawa tanggung jawab besar, terutama dalam menjalankan fungsi pengawasan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat sebagai pengguna layanan jasa keuangan.


“Banyak harapan dan hal-hal yang harus dilanjutkan dari jejak terdahulu. Amanahnya tentu semakin besar, semoga terlaksana dengan baik dan bisa melindungi masyarakat,” kata Agusman.


Agusman juga menekankan pentingnya profesionalisme dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pimpinan OJK. Menurutnya, dukungan serta kerja sama seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam memperkuat sektor jasa keuangan di Provinsi Riau.


“Mari sama-sama mendukung sektor keuangan, khususnya di Riau, sehingga ekonomi tumbuh berkelanjutan,” ajaknya.


Ia berharap penguatan sektor jasa keuangan mampu memberikan kontribusi berkelanjutan terhadap pembangunan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat, tidak hanya dalam jangka pendek, tetapi juga untuk masa mendatang.


Agusman turut menyampaikan dukungan terhadap kepemimpinan Fredly Nasution agar sektor jasa keuangan di Riau semakin berkembang, memiliki daya saing, serta mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.[rr/mcr]

Penulis Riau Raya
Editor Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

  • TAG TERKAIT